23 tahun yg lalu, lahirnya seorang bayi mungil dari keluarga sederhana. *Katanya* bayi ini imut dan cantiq, sehingga banyak menarik perhatian orang. Menginjak usia 1 tahun udah bisa berjalan dan pandai bicara. Sebelum masuk bangku sekolah udah bisa baca nulis bahkan hapal beberapa surat Al-qur'an ( surat-surat yg pendek) *itu juga katanya*, soalnya dari kecil suka ikut Ibu-Ibu pengajian.
Bukan hanya itu, bocah kecil tersebut suka ikut bapaknya pengajian. Lucu juga... ( terbayang: mungkin hanya dia satu-satunya peserta pengajian yang berjenis kelamin perempuan, secara judulnya kan pengajian bapak-bapak ). tapiii... ada kejadian memalukan juga sii.. kabarnya anak kecil itu suka pipis sembarangan. Hehe..
Tak cukup sampai disitu, anak yang diberi nama Aliah Apriliani itu suka ikut sama neneknya pergi mengunjungi sodara yang rumahnya jauh. Dan ditempat sodara tersebut eli * panggilan kesayangan orangtuanya* suka memamerkan kemampuannya menghafal Al-Qur'an, sehingga orang yang mendengarkannya wajib memberi uang...*kalo yang ini lupa-lupa inget*. Pernah suatu kali ada orang yang meminta diriku untuk menjadi anaknya, mungin karena aku lucu dan pinter kali yee.. *ngalem dewek*.
Tahun berikutnya aku masuk sekolah SD walaupun saat itu aku masih belum cukup usiaa... karena waktu itu di kampungku belum ada sekolah TK. Hal ini karena aku terus merengek-rengek untuk masuk sekolah, tetapi ketika itu aku merasa aneh karena aku tak pernah diabsen walaupun udah hampir 2 tahun sekolah. dan teman-teman selalu meledek kalo aku tidak naik kelas, padahal aku selalu mendapat nilai 10 dan selalu menggambar dengan bagus. Ternyata eh ternyata kala itu aku anak bawang alias belum didaftarkan sekolah karena belum cukup umur.
Akhirnya,, pada tahun ke3 untuk pertama kali namaku dipanggil oleh bapak guru. Seneng luarrrrr biasa dan menambah semangat belajarku, dan alhasil aku selalu peringkat pertama dari kelas satu sampe kelas enam dan tentunya dapet hadiah juga tiap caturwulan *Alhamdulliah 'sesuatu' banget yahhhh* Korban syahrini dehhhh....
Lulus SD aku melanjutkan ke SLTP yaitu di Madrasah Tsanawiyah Math'laul Anwar yang berpusat di Menes-Pandeglang, dan alhamdulillah prestasiku luarr biasa juga... juara kelas+mendapat hadiah. Disekolah ini juga aku aktif berorganisasi, yaitu Osis dan Pramuka.
Lulus SLTP aku melanjutkan sekolah ke Sekolah Kejuruan yaitu SMKN 1 Pandeglang. Sempet daftar juga SMA Pipitan Serang, tapi ga diambil soalnya waktu itu aku berpikir pengen langsung kerja setelah lulus sekolah SLTA. Lanjutkan yuuukkk>>> Prestasiku di sekolah ini juga lebih memuaskan, sandang juara udah ga asing lagi sepertinya * bukannya sombong loh, #cuma dikit* Sehingga dari kelas satu aku tak pernah beli buku dan bayar SPP, karena mendapat beasiswa dari sekolah. Selain itu aku juga mendapat beasiswa dari Supersemar, *Alhamdulilah*. Disekolah ini juga aku mengikuti banyak kegiatan Organisasi, Mulai dari Osis, Pramuka, Paskibra dan Rohis ( Kegiatan Islami ). *Aku juga pernah Nge-Dance loh untuk mengisi acara sekolahan* Sehingga aku mendapat banyak Pengalaman dan ilmu yang sangat berharga, tentunya aku juga mempunyai temen-temen yang banyak baik dari satu sekolah maupun sekolah lain.
>> Dan hal yang paling membanggakan+takkan terlupakan adalah <<
Ketika Perpisahan kelas 3 aku berada diantara 4 orang disekolah SMKN 1 Pandeglang yang berprestasi disekolah mewakili jurusan Manajemen Penjualan, menerima banyak hadiah dari sekolah, hadiah dari Bapak Dimyati Natakusuma selaku Bupati Pandeglang dan beasiswa masuk perguruan tinggi disaksikan orangtua tercinta bahkan mereka sampai menangis bahagia *Alhamdulillah*.
Tentunya ini bukan adalah hasil perjuangan kerasku untuk belajar dan bisa membuat orang tua bangga. Aminnn...
Setelah itu aku melanjutkan kuliah di LP3I ( Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia ) di Cilegon. Saat itu kondisi Ekonomi keluargaku sangat memprihatinkan, makanya aku kuliah disini supaya bisa bekerja dengan cepat agar bisa membantu keluarga,,, tetapi di LP3I sangat membutuhkan banyak biaya. Karena biaya kuliahnya sangat mahal untuk ukuran Ekonomi keluargaku. Tetapi aku bertekad untuk cepat mencari kerja dengan cara magang dari satu perusahaan ke perusahaan lain. Disini Prestasiku tidak terlalu jelek juga, tapi tidak sebagus waktu duduk dibangku sekolah.
Alhamdulillah pada saat semester IV aku sudah bekerja dan bisa membayar kuliah sendiri.
Sampai akhirnya aku menyelesaikan kuliah dan mendapat gelar diploma. Dan sekarang aku melanjutkan Kuliah lagi untuk mendapat gelar Sarjana... Mudah2an bisa cepat lulus,,, amin..!!!
Inilah perjalanan hidupku sampai akhirnya sekarang aku berusia 23 tahun, sangat penuh liku2 dan perjuangan. Dan Insyaallah setelah selesai kuliah nanti aku akan menikah,,, mudah2an semuanya lancar.... Aminnn...!!!


